Content

6 komentar

Monochrome Stairs


A monochrome version of unmaintained stairs at Fort Palasari. I hope that the government would pay more attention to any historical site/building in this city. Visit The Weekend in Black and White for more beautiful monochrome pictures.
0 komentar

Cileutik


Sebuah pancuran yang dinamakan Cileutik, dipercaya merupakan bekas peninggalan Pangeran Geusan Ulun ketika mencari sumber mata air di daerah ini. Dinamakan Cileutik (air sedikit) karena memang air yang keluar dari pancuran ini sangat sedikit, namun begitu tidak pernah berhenti meskipun sedang musim kemarau.

See the small white pipe shower, it's called Cileutik (lit. little water) because the water that coming out is little and never run out although in dry season. Some people here also believed that it was an inheritance of Pangeran Geusan Ulun (The King of Sumedanglarang) when he was looking for a spring.
12 komentar

Fort Pasirkolecer #2


Instalasi militer peninggalan Belanda yang lain di Pasirkolecer. Foto di bawah menunjukan posisi kedua buah bangunan.


This is my participation in Outdoor Wednesday and ABC Wednesday "B" is for Benteng or Fort in English.
4 komentar

Fort Pasirkolecer


Sebuah instalasi militer di daerah Pasirkolecer, Gunung Gadung dengan arsitektur yang mirip dengan bangunan yang berada di Pasirlaja.

My participation in Sepia Scene.

7 komentar

Fort Pasirlaja #3


Pillbox kedua yang berada di Pasirlaja. Tampak sebuah tangga di sampingnya, juga memiliki cerobong di dalamnya.

The second pillbox of three ex-Dutch military installation in Pasirlaja, Gunung Gadung.
12 komentar

Fort Pasirlaja #2


See another beautiful monochrome, here.
4 komentar

Fort Pasirlaja


Salah satu benteng yang ada di daerah Pasirlaja, Gunung Gadung. Secara keseluruhan benteng yang ada disini terdapat tiga buah. Dua bangunan seperti foto di atas, kemungkinan bekas tempat penyimpanan amunisi, serta satu buah bungker yang telah tertimbun tanah dan hanya menyisakan +/- 1m tinggi bangunan.

One of military installation, probably a pillbox, ex-Dutch Army in Pasirlaja, Gunung Gadung built in 1915. There are three military installation in this area, two buildings like in the picture above, and one bunker.


Inside fort Pasirlaja. Look, there's a chimney hole in the ceiling probably used as ventilation.

5 komentar

View of Mount Manglayang

 

Panorama sekitar daerah Tanjungsari dengan latar belakang Gunung Manglayang dipotret dari Gedung Yadika.
0 komentar

Gunung Puyuh Gate


Pintu masuk menuju komplek pemakaman Gunung Puyuh. Disinilah beberapa tokoh penting seperti Cut Nyak Dien dan Kang Ibing dimakamkan.

Gunung Puyuh cemetery is known as family cemetery of Sumedang noble ancestors. And it is also a place where, the famous national hero of Indonesia, Cut Nyak Dien was buried.
2 komentar

Cadas Pangeran at Dusk


Sebagian suasana ruas jalan Cadas Pangeran bawah menjelang senja berakhir, dihiasi dengan gemerlap sorot lampu berbagai kendaraan yang melintasinya.  
Click here to view all participants of Outdoor Wednesday.
14 komentar

Into Nowhere


For another beautiful monochrome just visit The Weekend in Black and White.
1 komentar

Get Dirty!


It was a beautiful day at that time, heavy-metal rain, nice track full of mud, and good friends. Let's get dirty!
4 komentar

Offroad Ke Kareumbi


Dalam perjalanan menuju Kareumbi. Diiringi hujan deras dan berkabut yang sangat mendukung untuk bermain kotor-kotoran. :)


Butuh waktu hampir 2 jam untuk mengembalikan landy ini ke jalan yang benar.
0 komentar

New Statue in Cadas Pangeran


Patung baru di Cadas Pangeran. Menurut informasi, pembuatan patung baru ini dilakukan melalui sayembara dan dimenangkan oleh seorang pematung dari Bali. Biaya yang dikeluarkan sebesar 250 juta rupiah. Kedepan rencananya patung yang lama akan dipindahkan di depan Gedung Negara.

A new statue of Pangeran Kornel and Daendels, made by a Bali-born sculptor, has been erected in Cadas Pangeran and will replace the old one soon. The old statue will be placed at Gedung Negara.
6 komentar

Renovasi Terminal Ciakar


Terminal Ciakar Sumedang yang dibangun pada tahun 1990 ini kini sedang direnovasi. Biaya untuk renovasi dibantu dari APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2011 senilai Rp 3,1 miliar. Selain menjadi terminal bis dan angkutan umum, terminal ini pun akan bertambah fungsinya sebagai terminal barang ketika selesai nanti.

Ciakar bus station is being renovated for extra function as commodity terminal.
3 komentar

Pedagang Kukang


Seorang pedagang hewan liar jenis kukang (Nycticebus coucang) sedang menunjukan dagangannya. Hewan ini termasuk yang dilindungi oleh pemerintah sejak tahun 1973. Pedagang hewan liar sepertinya kerap kali dijumpai di kawasan Cadas Pangeran pada saat-saat tertentu. Menurut si pedagang, hewan ini ditangkapnya dari Kabupaten Sukabumi. Terlepas dari masalah hukum perdagangan hewan yang dilindungi, kegiatan ini akan terus ada selama ada permintaan.

A vendor selling a slow loris, one of Indonesia's rare and endangered species, shows it for me. I met him on my way back home in Cadas Pangeran. At a certain time, many unlicensed animal traders like him show up along this area.

1 komentar

Theme Day: Photo of the Year 2011 - Malam Takbiran


Suasana malam takbiran di kota Sumedang saat bulan Ramadhan tahun kemarin. Jalanan ramai riuh oleh orang-orang yang merayakannya dengan berkeliling kota sambil membawa bedug, ngadulag.

People were celebrating Takbiran night in the last day of Ramadhan, last year. This picture is for City Daily Photo's Theme Day, Click here to view thumbnails for all participants.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered by Blogger.